Tag Archives: pidato agama islam tentang sholat

Kumpulan Ceramah Agama Islam “Shalat Minta Hujan”

Sirah Nabi Muhammad saw

Kumpulan Ceramah Agama Islam “Shalat Minta Hujan”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Istisqo’ adalah meminta hujan. Istisqo’ memiliki tiga tingkatan :

  1. Tingkatan terendah yaitu berdo’a meminta hujan secara mutlak setelah melaksanakan sholat apapun, atau berdoa dalam qunut nazilah.
  2. Tingkatan tengah adalah berdo’a meminta hujan saat khutbah Jum’at.
  3. Tingkatan yang paling utama adalah meminta hujan dengan melaksanakan sholat istisqo’, begitu juga dengan berpuasa, taubat dan keluar dari segala bentuk kedhaliman, sebagaimana yang akan dijelaskan.

Kumpulan Ceramah Agama Islam Shalat Minta Hujan            Sunnah bagi Hakim untuk memerintahkan sholat istisqo’, puasa tiga hari, taubat, sedekah, berbuat kebaikan, keluar dari segala bentuk kedhaliman dan segala perbuatan yang mencegah turunnya rahmat. Ketika hakim memerintahkan, maka bagi warga yang mampu wajib melaksanakan sholat, begitu juga puasa sehingga wajib niat di malam hari, dan berdosa bagi yang tidak berpuasa karena teledor namun tidak wajib mengqodlo’.

-Tata Cara Sholat Istisqo’

Sholat dua rokaat seperti sholat Ied. Saat sholat istisqo’, sunnah melakukan kesunahan-kesunahan saat sholat Ied, yaitu membaca takbir tujuh kali pada rokaat pertama dan takbir lima kali pada rokaat kedua, serta membaca surat “ق” dan surat “اقتربت” atau surat al A’la dan surat al Ghasiyah.

Sebagaimana yang diungkapkan penyusun Shofwatul Zubad :

“sholat seperti sholat Ied setelah diperintah hakim

Untuk bertaubat dan menolak segala kedholiman

Berbuat baik, memerdekakan, dan berpuasa

Tiga hari dan hari ke empat

Hendaknya keluar dengan mengenakan pakaian yang tidak bagus

Beserta balita yang disusui, binatang ternak dan orang-orang tua rentah”

-Waktu Pelaksanaan Sholat

Sholat dilaksanakan pada hari ke empat setelah tiga hari berpuasa. Para jama’ah keluar menuju padang luas dengan mengenakan pakaian keseharian yaitu pakaian yang biasa di gunakan bekerja bukan pakaian yang digunakan berhias. Yang lebih utama adalah para hadirin melaksanakan sholat ini dalam keadaan berpuasa walaupun hukumnya tidak wajib.

Sunnah untuk menyertakan anak-anak kecil, binatang ternak dan orang-orang yang sudah lanjut usia karena sabda baginda Nabi Muhammad Saw, “seandainya tidak ada pemuda-pemuda yang khusyu’, binatang ternak yang bersuara, orang-orang lanjut usia yang telah membungkuk dan balita-balita yang sedang menyusu, niscaya betul-betul akan ditimpahkan siksaan pada kalian.

            Dan sabda baginda Nabi Muhammad Saw, “kalian semua tidak diberi rizqi dan diberi pertolongan kecuali sebab orang-orang yang lemah di antara kalian.

-Tata Cara Pelaksanaan Khutbah

Jual Kain Tenun
  1. Sunnah melakukan khutbah dua kali atau satu kali setelah pelaksanaan sholat, namun boleh dilaksanakan sebelum sholat.
  2. Membaca istighfar sembilan kali saat khutbah pertama dan tujuh kali saat khutbah kedua.
  3. Setelah sepertiga khutbah, khotib menghadap kiblat seraya memanjatkan doa hingga selesai doa, kemudian menghadap ke para jama’ah. Saat menghadap kiblat, khotib membalik surbannya dengan memposisikan bagian kanan di sebelah kiri dan yang bawah di letakkan di sebelah atas, begitu pula para jama’ah mengikuti apa yang di lakukan khotib, kecuali jama’ah perempuan tidak perlu membalik surbannya.
  4. Membiarkan posisi surban yang telah dibalik hingga waktu melepas pakaian. Hukumnya makruh tidak membalik surban.

-Permasalahan-Permasalahan Terkait

Dengan Sholat Istisqo’ :

  1. Sunnah mandi karena sholat istisqo’ sebagaimana yang telah dijelaskan dalam BAB MANDI SUNNAH.
  2. Yang lebih utama adalah melaksanakan sholat istisqo’ saat hari raya. Diperkenankan melaksanakan sholat istisqo’ di malam hari dan waktu yang dimakruhkan.
  3. Jika belum di beri hujan, maka sunnah mengulangi sholat istisqo’ yang kedua dan ketiga kali.
  4. Jika diberi hujan sebelum melaksanakan sholat, maka sunnah untuk tetap melaksanakan sholat sebagai perwujudan syukur dan memohon agar diberi tambahan rahmat.
  5. Sunnah untuk membuka selain aurat saat turun hujan pertama dan melakukan mandi serta wudlu’ dengan aliran banjir / air hujan.
  6. Ketika mendengar guntur, maka sunnah berdo’a :

” سُبْحَانَ مَنْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ, اللَّهُمَّ لَا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ وَلَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ ,وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ “

“Mahasuci Tuhan yang mana guntur mensucikan-Nya dengan memujinya dan para malaikat sebab takut pada-Nya. Ya Allah, janganlah Engkau membinasakan kami dengan adzab-Mu, janganlah engkau membunuh kami dengan murka-Mu, dan selamatkanlah kami sebelum itu semua terjadi.”

7. Ketika melihat petir maka sunnah berdo’a :

“سُبْحَانَ مَنْ يُرِيْكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا”

“Mahasuci Tuhan yang telah memperlihatkan guntur pada kalian yang sedang takut dan berharap rahmat-Nya”

            Sunnah untuk tidak melihat mengikuti sambaran petir.

8. Ketika turun hujan sunnah berdoa :

” اللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيْئًا مَرِيْئًا نَافِعًا “

“ya Allah, berikanlah hujan yang lebat, baik, melimpah dan memberi manfaat”

            Setelah turun hujan sunnah berdo’a :

” مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ “

“kita diberi hujan sebab anugerah dan rahmat dari Allah Swt”

Ketika merasa susah dengan terlalu banyaknya hujan turun maka sunnah berdo’a :

“اللَّهُمَّ حَوَالَيْنًا وَلَا عَلَيْنًا “

“ya Allah, turunkan hujan di sebelah kami, tidak pada kami.”

“ Ditulis oleh al Habib al Alamah Zain ibn Ibrahim ibn Sumith, semoga Allah memberi perlindungan pada beliau

Demikian artikel yang bisa kami sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan bermanfaat. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca Artikel Kami Lainnya >>> Kultum Agama Islam “Pilih Teman Yang Soleh”

toko buku islam murah
FacebookTwitterGoogle+