Tag Archives: pengajian ustad yusuf mansyur

Ceramah Ustad Yusuf Mansyur Terbaru “PARA IMAM MADZHAB ASY SYAFI’I”

Sirah Nabi Muhammad saw

Ceramah Ustad Yusuf Mansyur Terbaru “PARA IMAM MADZHAB ASY SYAFI’I”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Para pembaca yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala, Di antara periwayat madzhab qodim yang terpenting adalah imam Ahmad ibn Hambal, Abu Tsaur, Az Za’farani dan al Karabisyi. Sedangkan murid-murid Asy Syafi’i yang meriwayatkan madzhab Jadid adalah al Muzani, al Buwaithi, Robi’ al Muradi, Harmalah, ar Rabi’ al Jizi, Yunus ibn Abdul A’la yang diberi julukan oleh imam Asy Syafi’I dengan sebutan periwayat madzhab. Semua imam-imam ini wafat di abad ke tiga.

Kemudian setelahnya bermunculan generasi ulama’-ulama’ yang sangat banyak. Di antara yang paling menonjol di abad ke empat adalah imam ibn Suraij, Al Qoffal Kabir Asy Syasyi, Abu Hamid al Isfironi, al Ushtukhri, al Marwazi, ibn Abi Khuraira, dan Abi al Qash.

Kemudian di Abad Kelima adalah al Mawardi, Abu Ishaq as Syairazi, Abu Muhammad al Juwaini, dan putranya (imam al Haramain), al Baihaqi, al Bandaniji, al Mahamili, al Qoffal Shogir al marwazi, al Qodli Husain, al Furani al Mas’udi, Ibn as Shabagh dan al Mutawalli.

Ceramah Ustad Yusuf Mansyur Terbaru PARA IMAM MADZHAB ASY SYAFI’IDi abad ke enam adalah al Ghazali hujatul islam, Asy Syasyi, al Baghawi, dan al Umrani.

Lalu di abad ke tujuh adalah ibn as Sholah, al Qazwini, al Izzu ibn Abd Salam, dua imam besar yaitu an Nawawi dan ar Rofi’I (dua  guru besar Madzhab), ibn al Farkah, dan ibn Daqiqil ‘Id.

Di abad ke delapan adalah ibn Rif’ah, at Taqyu as subki, al Qamuli, al Isnawi, al Adzra’i, al Bulqini, Ibn al mulaqqin, ibn Naqib, asy Syarf al Barizi, dan al Muhib Ath Thabari.

Di abad ke Sembilan adalah al Wali al Iraqi, at Taqyu al Hishni, Asy Syihab ibn Ruslan (penyusun nadzom Zubad), ibn Qodli Syuhbah, ibn al Muzajad, ad Darimi, Abdullah ibn Abdurrahman dan yang lainnya.

Selanjutnya di abad sepuluh adalah imam al Jalal As Sayuthi, Syaikhul Islam Zakariya al Anshori,  al Khatib Asy Syiribni, asy Syihab ar Ramli dan putranya (Asyamsyu Ramli), ibn Hajar al Haitami, Abdullah ibn Umar Ba Makhramah, ibn al Qosim al Ubadi, Ba Qusyairin, dan ibn Ziyyad.

Di abad sebelas  adalah al Burhan al Birmawi, Ali Asy Syibromalusi, ar Rosyidi dan yang lainnya.

Di abad ke dua belas adalah Muhammad ibn Sulaiman al Kurdi (pakar fiqh Hijaz), Sulaiman al jamal dan yang lainnya.

Kemudian di abad tiga belas adalah al Bajuri, Asy Syarqawi, al Bujairami, Abdullah ibn Husain Bal Faqih, Abdullah ibn Ahmad Ba Sudan, Sa’id ibn Muhammad Ba ‘Asyin, Abdurrahman ibn Sulaiman al Ahdal, Ali Bashirin dan yang lainnya.

Jual Kain Tenun

Di abad empat belas adalah Sayyid Alawi ibn Ahmad As Saqaf, Ahmad ibn Zaini Dahlan, Bakri Syatho, Abdurahman al Masyhur, Abu Bakar ibn Abdurahman ibn Syibah, abu Bakar ibn Ahmad al Khatib, Abdullah Bajamah, Abdullah ibn Umar Asy Syathiri, Ahmad ibn Umar Asy Syathiri, Abdurahman ibn Abdullah as Saqaf, Muhammad ibn Hadi as Saqaf, Muhammad ibn Salim ibn Hafidz, dan yang lainnya yang bermunculan dan menyusun kitab-kitab di era-era yang terakhir rodiyallah anhum ajma’in.

Secara umum ulama’ besar madzhab Asy Syafi’i sangatlah banyak seakan tidak dapat ditulis  dalam lembaran-lembaran. Dan sudah dianggap cukup untuk mengetahui mereka dengan menelaah kitabnya imam As Subki “at Thabaqat asy Syafi’iyah” yang berjumlah sepuluh jilid. Yang menjelaskan sejarah kehidupan banyak sekali ulama’ madzhab Asy Syafi’I dan para khadim ilmu yang sempurna, yang dengan merekalah madzhab kita memiliki kedudukan tinggi di antara madzhab-madzhab yang lainnya, sehingga banyak sekali imam-imam dan punggawa dari berbagai disiplin ilmu yang mengikuti madzhab Syafi’i.

Dari fan ushul fiqh adalah al Juwaini (penyusun kitab al Burhan), al Ghazali (pengarang al Mustashfa), Ar Razi (pemilik al Mahshul), at Taj As Subki (penyusun Jam’ul Jawami’), al Baidlawi (penyusun Minhaj al Ushul) dan lainya. Kitab-kitab beliau ini secara mutlak merupakan kitab-kitab ushul fiqh yang terbesar.

Dari golongan pakar hadits ada ad Daruquthni, ibn Khuzaimah, Ibn Hibban, Abu Nu’aim, Ibn al Mundzir, al Khithabi, al Khatib al Bagdadi, al Hafidz al Baihaqi (penyusun kitab as Sunan), Az Zain al Iraqi (penyusun kitab Alfiyah Hadits), al Haitsami (penyusun Majma’ al Jawa’id), Ibn Hajar al Asqalani (pemilik Fath Bari), dan yang lainnya.

Dari ahli sejarah ada Ibn Asyakir (penyusun Tarikh Dimsyiq), Adz Dzahabi (pemilik Siyar A’lamin Nubala’), as Shafadi (penyusun al Wafi), Ibn Katsir (penyusun al Bidayah wan Nihayah), ibn Atsir (penyusun al Kamil), dan ulama’ yang lainnya.

Dari ahli tauhid ada Al Halimi (penyusun Syu’abul Iman), Abdul Qahir al Bagdadi, al Fakhrurazi (penyusun al Mathalib al ‘Aliyah fil Ilmi al Ilahiyah), al Adud al Ijji, al Amidi, al ‘Ala’ al Baji, al Ashfihani, At Taftazani, dan yang lainnya.

Dari pakar tafsir ada al Mawardi (penyusun at Tafsir), al Khazin, al Baghawi (pengarang Ma’alimut Tanzil), dan yang lainnya.

Dari ahli Qura’ ada al Ja’bari, ibn al Jazari (penyusun An Nasr), dan Asy Syihab al Qasthalani.

Dari pakar bahasa dan nahwu ada Abu Hayyan al Andalusi, Ibn Malik (pemilik Nadzom Alfiyah), Ibn Aqil, Ibn hisyam, al Fairuzi Abadi (penyusun al Qomus), dan yang lainnya.

Dari imamnya golongan Shufi dan ahli ma’rifat ada al Qusyairi (penyusun Ar Risalah al Qusyairiyah), imam al GhAzali, dan imam Abdullah ibn Alawi al Hadad.

Dan masih banyak sekali para imam dan ulama’ dari berbagai disiplin ilmu dan pengetahuan.

“ Ditulis oleh al Habib al Alamah Zain ibn Ibrahim ibn Sumith, semoga Allah memberi perlindungan pada beliau

Demikian artikel yang bisa kami sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan bermanfaat. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca Artikel Kami Lainnya >>> Artikel Muslimah “Bidadariku”

toko buku islam murah
FacebookTwitterGoogle+