Tag Archives: kumpulan teks ceramah agama islam

Contoh Ceramah Agama Islam : Cermin Diri Seorang Pecinta Sejati

Sirah Nabi Muhammad saw

Contoh Ceramah Agama Islam : Cermin Diri Seorang Pecinta Sejati

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Para pembaca yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala, Nafas-nafas kehidupan terhembus melewati rentang batas waktu yang terus berjalan. Tak terasa, semoga satu jeda waktu yang tlah berlalu penuh dengan keberkahan dan kebermanfaatan diri untuk sesama. Karena sesungguhnya itulah yang kan jadi pemberat timbangan amal kelak di yaumil akhir.

Cita-cita hidup untuk bisa berbuah surga, berkumpul bersama keluarga dan saudara-saudara tercinta yang terikat karena hubungan darah ataupun aqidah akan kian mengokohkan makna ukhuwah dalam perjalanan lika-liku kehidupan ini yang semoga benar kan berbalas kebaikan dan iman yang kian membuncah di dalam kalbu dan amal-amal yang nyata.

Contoh Ceramah Agama Islam Cermin Diri Seorang Pecinta SejatiSungguh Allah telah mengingatkan kita dalam firmanNya: “Sesungguhnya manusia dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal shalih dan yang saling menasehati dalam menaati kebenaran dan menetapi kesabaran. Maha Besar Allah dengan segala kuasaNya, tak kan terjadi segala yang di bumi dan di langit kecuali atas ijinNya dan sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Teruslah kita untuk coba bermuhasabah diri atas segala yang telah terjadi di sekitar kita. Sudahkah masa yang tlah berlalu ini terisi dengan prestasi diri yang melejitkan segala potensi di hadapan Sang Illahi hingga mengguncangkan A’rsy? Atau barangkali di tengah perjalanan langkah ini, kita punya andil baik besar atau kecil atas segala bencana yang terjadi? Bisa jadi Allah hendak menguji kita atau sedang menangguhkannya untuk kita namun semoga Allah hanya memberi peringatan saja hingga seluruh gelora iman dan semangat kesungguhan memuncak untuk segera bangkit memperbaiki luka hati yang menganga karena banyaknya maksiat dan dosa yang telah kita perbuat.

Jual Kain Tenun

Hari ini, saat ini, ketika ruh dan raga ini masih bersatu dalam kesempurnaan makhluk yang dicipta untuk beribadah kepadaNya, mari kita lejitkan setiap yang kita miliki untuk bisa mengabdi dan beramal shalih sebanyak-banyaknya. Mari bercermin pada cinta yang menggelora dari para sahabat Nabi yang terus berlomba menunjukkan betapa besar rasa cinta dan rindunya pada Allah dan RasulNya. Tak hanya harta yang rela mereka persembahkan tapi semua yang mereka punya. Bahkan, seorang pecinta sejati rela memberi semuanya hingga dengan lisannya yang lembut dan dengan begitu tampak bersahaja sang pecinta sejati pun menjawab pertanyaan Sang Nabi: Apa yang kau tinggalkan untuk keluargamu? tanpa ragu rangkaian kata itupun mengalir tulus dari lisannya..”Cukuplah Allah dan rasulNya yang kutinggalkan untuk keluargaku tercinta..”

Allahu Akbar, lalu apakah yang sudah kita lakukan untuk bisa menjamin kedua kaki ini selamat masuk ke dalam surgaNya? Sudah sebanyak apakah amal-amal shalih yang kita lakukan untuk kehidupan akhirat kita ? Tak inginkah kita mendapat tawaran dari Sang Pemilik langit dan bumi, Wahai hambaku masukilah pintu surga ini dari arah mana saja yang engkau kehendaki sebagai balasan perjuangan berat melintasi badai kehidupan dunia yang penuh dengan goda dan syahwat dunia..Namun, kalau ternyata belum banyak bekal yang kita persiapkan, mari terus berbenah diri, perbarui niat ini tulus ikhlas karenaNya. Sungguh tak akan berbalas suatu kebaikan itu dengan suatu kebaikan yang baru dan berlipat.

Kalaupun kita belum mampu istiqamah dengan banyaknya amalan, pilihlah amalan unggulanmu seperti Bilal bin Rabbah yang terdengar suara terompahnya di surga meski ia masih hidup di dunia. Mungkin kecil dimata manusia tapi sungguh Allah telah mengangkatnya menjadi suatu amalan yang luar biasa hingga keistiqamahannya benar-benar berbuah surga. Bilal begitu istiqamah untuk mengerjakan shalat sunnah 2 rakaat sesudah wudhu dan senantiasa menjaga dirinya selalu dalam keadaan suci dari hadits besar ataupun kecil. Untuk kita, sudahkah ada amalan terbaik yang bisa menjadi cahaya penerang di gelapnya kehidupan kubur kelak? Jangan sampai penyesalan datang dikala ruh telah terangkat sampai kerongkongan hingga tak lagi berguna segala yang ada di dunia dan segala harta yang kita punya, kecuali sedikit amalan yang entah diterimanya ataukah tidak.

Semoga Allah mengampuni segala alfa yang ada dan memberikan petunjuk serta hidayahNya untuk kita segera bangkit kembali menuju jalan yang diridhoiNya..Tahun Baru, semangat baru dan semoga amalan semakin menjulang tinggi ke langit penuh keikhlasan.. Selamat Tahun Baru 1435 Hijriyah.

Demikian artikel yang bisa kami sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan bermanfaat. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(Penulis : Reny Purnama Sari)

Baca Artikel Kami Lainnya >>> Ceramah Islam : Sahabat Sejati

toko buku islam murah
FacebookTwitterGoogle+