Tag Archives: kumpulan teks ceramah agama islam

Teks Ceramah Agama Islam Singkat “Kitalah Sang Nahkoda Kehidupan”

Sirah Nabi Muhammad saw

Teks Ceramah Agama Islam Singkat “Kitalah Sang Nahkoda Kehidupan”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Para pembaca yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala, Hidup ini bagai perjalanan seorang nahkoda kapal mengarungi luasnya lautan. Terkadang ombak begitu tenangnya menyertai perjalanan kapal menuju tujuan. Angin sepoi-sepoi pun sering datang mengiringi hingga kadang melenakan sang nahkoda dan penumpang. Namun tak pelak tiba-tiba hujan deras turun mengguyur badan kapal hingga sang nahkoda harus bersiap-siap menghadapinya. Dan tak jarang pula angin badai yang mengerikan juga datang menjadi ujian. Namun ternyata dari berbagai ujian cuaca ekstrim itulah sang nahkoda banyak belajar, bagaimana harus berjuang menyelamatkan kapal yang penuh penumpang dan bagaimana bisa mempertahankan kestabilan kapal agar bisa terus berlayar meski badai datang menghadang.

Teks Ceramah Agama Islam Singkat Kitalah Sang Nahkoda KehidupanKetika kita membayangkan, sepertinya menjadi ujian yang cukup menegangkan dan mengguncang adrenalin sang nahkoda kapal, ketika badai, hujan deras atau bahkan gunung es besar datang menghadang. Tapi ternyata ada banyak pembelajaran di balik itu semua. Dari ujian yang keras itulah yang ternyata justru melahirkan pelaut tangguh di tengah lautan bukan nahkoda lemah yang hanya ingin berlayar di tenangnya lautan kehidupan, karena bisa jadi dia akan menyerah dan lebih memilih untuk kembali dari pada keberanian untuk menghadapi.

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imran 200.)

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.“ (QS. Yusuf 87)

Pun demikian dengan kita manusia terkadang hidup berjalan tenang beriringan tanpa ada konflik berkepanjangan. Namun suatu saat badai kehidupan datang menerpa tanpa ada tanda-tanda, hingga kita bisa bersiap menghadapinya. Di lain waktu, kadang ada saja gesekan kecil dengan teman atau saudara bahkan keluarga dekat kita. Itulah perjalanan hidup kita yang penuh warna. Hadirnya ujian bisa jadi sarana untuk kita menjadi pembelajar yang bijak dan sabar agar Allah mengangkat derajat hidup kita dihadapanNya atau bahkan dari ujian yang datang kan jadi penggugur dosa-dosa kita. Dan mungkin juga dari ujian yang ada karena Allah hendak menjadikan kita hambaNya yang lebih kuat, tangguh dan bertaqwa kepadaNya. Allah hendak mengajarkan pada kita makna hidup yang sesungguhnya. Sebagaimana kita tahu surgaNya Allah itu indah luar biasa tapi penuh liku dan perjuangan untuk bisa menuju kesana. Tapi kita yang mengaku beriman akan rela berjuang dan berkorban untuk bisa mencapai surga Allah pastiNya.

Jual Kain Tenun

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al Ankabut ayat 2-3)

Hanya uluran pertolonganMu Ya Rabb yang bisa menolong kami. Ketika ujian demi ujian datang silih berganti, hanya satu harap kami, bantu kami untuk terus berhusnudzan padaMu, pada ketetapanMu, karena tak kan Engkau menyia-nyiakan kami yang selalu menengadahkan tangan kepadaMu, bersujud tersungkur dalam do’a dan harap bahwa hanya Engkau satu-satuNya sumber kekuatan kami, hanya Engkau satu-satuNya tempat kami berharap dan meminta setiap pertolongan dari ujian yang menerpa iman.

“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia, hanya kepadaNya aku bertawakal.” (QS.At Taubah 129)

Terus yakinkan diri bahwa setiap ujian adalah wujud perhatian Allah pada kita hambaNya. Bahwa tiap masalah yang kadang membelit adalah karena Allah sayang pada kita. Tak kan Allah membebankan kita ujian yang tak sanggup kita memikulnya. Sesungguhnya tak ada masalah yang besar, karena ada Allah Yang Maha Besar, besar pertolonganNya dan besar pula kuasaNya untuk memberi petunjuk serta jalan keluar dari segala setiap masalah kita.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Al Baqarah 286)

Demikian artikel yang bisa kami sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan bermanfaat. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(Penulis : Reny Purnama Sari)

Baca Artikel Kami Lainnya >>> Kata Mutiara Islam ” Hati Sebening Kaca “

teks ceramah agama islam singkat
toko buku islam murah
FacebookTwitterGoogle+