Pidato Islam Tentang Ibu

Sirah Nabi Muhammad saw

Pidato Islam Tentang Ibu

Selamat datang pembaca yang dirahmati Allah, disini kami akan membagikan sebuah pidato islam. Pidato islam yang kami sajikan ini bertemakan tentang ibu.

Sosok ibu adalah wanita istimewa dimata kita karena setiap manusia yang lahir di muka bumi ini semua berasal dari kandungan ibu. Ibu yang mengandung kita selama kurang lebih 9 bulan dan merawat kita dengan penuh cinta pastilah mempunyai jasa yang tak tergantikan meskipun kita telah memberikan apa yang kita punya untuk beliau.

Pidato islam tentang ibu yang kami sajikan dibawah nanti akan membicarakan tentang pentingnya menghormati ibu dan berbuat baik kepada Beliau. Surga ada di telapak kaki Ibu, begitulah bunyai pribahasa yang sangat terkenal sampai sekarang ini.

Jika kita hormat dan baik dengan ibu, Insya Allah bagi mereka yang kesusahan akan didatangkan kemudahan, bagi yang sakit akan diberikan kesembuhan dan bagi mereka yang berusaha mencari nafkah akan dilancarkan rizkinya, Insya Allah.

Doa ibu adalah doa yang tidak akan diabaikan oleh Allah, oleh karena itu mari kita sayangi dan kita berikan yang terbaik untuk ibu kita. Jika ibu kita masih hidup berikanlah waktu bersamanya, bercerita, bersenda gurau dan menyenangkan hatinya serta meminta doa kepadanya. Namun jika ibu kita sudah tiada, maka jangan berhenti mendoakannya ketika selesai sholat dan dalam doa-doa sehari-hari kita. Karena mereka akan sangat bahagia jika kita senantiasa mengingatnya dalam doa. Dalam alam barzah mereka Insya Allah akan mendapat tamannya surga. Aamiin.

Langsung saja dibawah ini adalah ulasan pidato islam tentang ibu yang semoga mendatangkan manfaat untuk pembaca semuanya..

Pidato Islam Tentang IbuBismillahirrahmaanirahiiim

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

(Alhamdulillahi robil ‘aalamiin washolaatu wassalaamu ‘alaa Asyrofil anbiyaa i wal mursaliin, ammaa ba’du)

Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT, karena Ia telah mentakdirkan dan menciptakan makhluk penyayang, yang menyayangi dan mengurus kita dari sejak kita membuka mata di alam dunia. Tiada lain makhluk itu adalah Ibu..

Shalawat dan salam kita panjatkan kepada Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan pengikutnya

hingga akhir zaman. Semoga kita diberi ketabahan dalam keimanan dan ketaqwaa, amiin..

Bapak-bapak, Ibu-ibu yang mudaha-mudahan dirahmati Allah SWT….

Berbacara tentang Ibu, tentunya kita sering mendengar kisah tentang maling kundang yang dikutuk menjadi batu.. karena apa? karena ia tidak mengakui pada sesosok wanita tua dan miskin, yang pada kenyataanya ia adalah ibu dari malin kundang..

Pada zaman sekarang ini, tidak ada anak yang benar-benar dikutuk menjadi batu.. tapi saya sedih, karena ternyata banyak anak yang durhaka pada orang tua, berdosa pada Ibu, berkata kasar, berbohong, dan bahkan tega berperilaku kasar pada orang tua. padahal ibu dengan ikhlas melahirkan, menyusui, dan merawat kita, saat kita masih lemah.

Jual Kain Tenun

Allah SWT berfirman :

(wawashshaynaa al-insaana biwaalidayhi hamalat-hu ummuhu wahnan ‘alaa wahnin wafishaaluhu fii ‘aamayni ani usykur lii waliwaalidayka ilayya almashiiru)

Artinya : “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS Luqman, 31:14)

Ibu lah yang merawat kita sejak kita bayi, balita, hingga kita dewasa pun kasih sayangnya tidak akan hilang. Karena pengorbanan yang besar inilah, kita wajib menyayangi ibu kita, lebih dari sayang kita pada orang lain ..

Seorang sahabat bertanya pada Rasulullah, “Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?” Nabi Saw menjawab, “ibumu…ibumu…ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu.” (Mutafaq’alaih).

Karena itu, ada beberapa kewajiban kita sebagai anak pada orang tua :

1. Taat dan berbakti pada orang tua. selama mereka tidak memerintah pada kemusyrikan, dan kita tetap menjaga tata krama dan kebaikan. (silakan lihat Q.S Luqman, 31:15)

2. Mendoakan kedua orang tua. Diantara doa kita pada orang tua adalah,

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (Q.S Ibrahim, 14:41)

“…”Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” (Q.S Al Israa’, 17:24) “…

”Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada

Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku. (Q.S Maryam, 19:47)

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” (Q.S Nuh, 71:28)

3. Menjaga ucapan kita agar tetap sopan, nada bicara jangan terlalu tinggi, jangan membentak, juga jangan menolak ketika diperintah. Jika tidak bisa, katakan dengan baik alasannya, jangan menggerutu (silakan lihat Q.S Al Israa’, 17:23)

Itulah beberapa pedoman kita untuk berbuat baik pada orang tua terutama terhada Ibu. mudah-mudahan kita, ibu-ibu kita, bapak-bapak kita, saudara-saudara kita, bersaudara dalam keimanan dan ketakwaan, sehingga dipertemukan kembali di surganya Allah SWT atas Ridho-Nya.. Amiin Ya Aalh Ya robal ‘aalamiin

robigfirlii waliwaalidaya warhamhumaa kamaa robayaanii soghiiroo.. walhmadullihi robil ‘aalamin

wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh

Sumber Pidato : http://irfanimovick.blogspot.com/2012/05/pidato-agama-islam-tentang-ibu.html

Sekian pidato islam tentang ibu yang dapat kami bagikan untuk anda semuanya. Semoga pidato ini bermanfaat dan berguna untuk kehidupan kita dan menggugah semangat dari dalam diri kita untuk memuliakan ibu, wanita paling istimewa dalam hidup kita.

Baca juga artikel kami lainnya : Ceramah Agama Islam Tentang Kematian

toko buku islam murah
FacebookTwitterGoogle+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>